Kisah Cinta Dari Negeri Taiwan
Mei-mei
atau yang biasa dipanggil amei berusia 27 tahun. Ia anak ke 2 dari 3
bersaudara. Sosoknya energik dan luwes bergaul. Hobinya adalah melukis dan
menulis. Banyak sekali karya-karya lukis maupun karya tulis yang dihasilkannya.
Bentuk wajahnya persegi dengan rambut panjang. Dia cantik sehingga membuat orang
tidak bosan memandanginya. Sudah 2 tahun ini amei bekerja sebagai WNI di
Taiwan. Di Taiwan, dia bertemu degan David Shen yang berprofesi sebagai dokter.
Hampir 2 tahun mereka telah resmi perpacaran.
Suatu
hari, amei meninggalkan Taiwan untuk pulang ke Indonesia, sudah 2 tahun lebih
amei tidak bertemu dengan kelurganya. Sebelum dia pulang, david memutuskan
untuk melamar amei. Amei diperkenalkan ke keluarganya. Semenjak kepulangan
amei, david kesepian dan dia memutuskan untuk datang ke Indonesia menyusul
amei. Di Indonesia mereka menikah. Tak lama kemudian amei pun hamil. Dia
melahirkan seorang anak laki-laki yang
diberi nama Shen Sin. Waktu itu, david tidak bisa tinggal di Indonesia
lama-lama, karena ada banyak tugas yang tidak bisa di tinggal lama-lama. David
pun segera kembali ke Taiwan.
Di
Taiwan david berjanji akan kembali datang ke Indonesia untuk membawa amei dan
shen sin ke Taiwan, untuk hidup bersama disana. Namun, janji itu tidak ditepati
oleh david. Setiap amei bertanya kapan dia datang untuk menjemputnya ke
Indonesia, david selalu membuat alasan.
Di
Taiwan, david bertemu dengan Chen-chen, teman lamanya yang sangat mencintai
david. Namun sebelumnya david tidak mengetahui akan perasaan chen-chen
kepadanya. Dia baru pulang dari Amerika.Tak lama kemudian, david pun telah lupa
dengan amei dan telah mempunyai keluarga kecil dengan chen-chen, tanpa
sepengetahuan amei.
Suatu
hari david pergi berlibur bersama chen-chen dan putrinya. Mereka sangat senang
dan menikmati liburannya. Namun, tanpa diduga, chen-chen mengalami kecelakaan
saat hendak menyelamatkan putrinya yang tiba-tiba lari ke jalan raya. Chen-chen meninggal dunia dalam
kecelakaan tersebut.
Di
Indonesia amei sangat kesepian. Dia kecewa dengan david yang tidak kunjung datang.
Kini perasaannya telah beku. Tida ada lagi rasa kepercayaan kepada seorang
laki-laki. Banyak sekali masalah yang menerpa amei. Mulai dari ketidaksetiaan
david, masalah ekonomi, dan juga kehadiran joni sang preman kampung yang ingin
menikahinya. Kini batin amei tersiksa. Dia seperti hilang kesadaran.
Suatu
hari dia memutuskan untuk bekerja ke Hongkong. Sedangkan shen sin akan diasuh
oleh pembantu kakaknya. Di Hongkong dia banyak mengikuti kursus yaitu kursus komputer,
tae kwondo, dan kursus bahasa cina. Banyak ilmu pengetahuan dan keterampilan
yang amei dapatkan dari berbagai kursus tersebut. Amei pun dapat mengembangkan
hobi menulisnya. Hasil karya tulis yang selama ini menumpuk di buku, kini
diolah ke dalam sebuah web site.
Empat
tahun telah terlewati. Kini kontrak kerjannya telah selesai. Dia segera pulang
ke Indonesia. Dia memutuskan untuk membesarkan dan merawat shen sin dengan
kasih sayangnya sebagai seorang ibu. Berkat kecintaan dan ketekunan dengan hobi
menulisnya, kini amei menjadi seorang sastrawan terkenal di Indonesia. Hal itu
diawali ketika dia diminta untuk menjadi pembicara dalam acara bedah sastra
karya buruh migran di Yogyakarta. Amei juga telah mempunyai teman baru yang
bernama Zalie di Yogyakarta. Mereka sering berkirim email dan menjadi sahabat
pena. Zalie sangat sabar dan penuh pengertian. Dia sungguh memahami amei. Dia
selalu setia mendengarkan keluh kesah amei. Menemani amei dalam suka dan duka.
Kini zalie dan amei pun menjadi sepasang kekasih.
“Bersambung….”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar